Berita Terbaru

26 February, 2009

WIKA-Chengda Ground Breaking PLTU Kalimantan Selatan 2×65 MW

Banjarmasin, 26 February 2009 -  PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) dan Chengda hari ini melakukan Ground Breaking Pembangunan Proyek PLTU Kalimantan Selatan  senilai total Rp 1,2 Trilliun milik PT PLN (Persero) di Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Proyek ini diharapkan selesai dalam kurun waktu 24 bulan untuk unit 1dan 2 bulan berikutnya untuk unit 2.

PLTU ini akan menyediakan tambahan daya listrik sebesar 130 MW bagi daerah Kalimantan Selatan dan sekitarnya. Diharapkan dengan adanya penambahan pembangkit listrik ini yang akan beroperasi penuh pada tahun 2010 akan menjawab masalah kekurangan pasokan listrik di daerah tersebut.

Acara ground breaking ini diresmikan oleh Gubernur Kalsel dan dihadiri diantaranya oleh Gubernur Kalteng selaku Ketua Percepatan Pembangunan Infrastruktur Se-Kalimantan beserta Muspida Tk.I Ketua DPRD Tk.I Propinsi Kalimantan Selatan, jajaran direksi PT PLN Persero, General Manager Unit Bisnis Pembangkitan Kalimantan & Nusa Tenggara (Kalinusa), General Manager PT Jasa Engineering, Bupati Kab Tanah Laut beserta MUSPIDA Tk.II, Pejabat Pemerintah Tk. II di Kalimantan Selatan, Pimpinan Perbankan, Camat dan tokoh masyarakat  Kec. Jorong dan Ds. Asam-asam.

“Dengan dimulainya pembangunan PLTU Kalsel 2×65 kami berharap dapat membantu program percepatan pemerintah yang dikenal sebagai program percepatan pembangkit 10,000 MW sehingga dapat selesai tepat pada waktunya dan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kalimantan Selatan dengan pasokan energi yang cukup,”papar Bintang Perbowo, Direktur Utama WIKA dalam acara ground breaking tersebut.

PLTU ini merupakan hasil kolaborasi antara WIKA selaku kontraktor infrastruktur terbesar dengan kerjasama Chengda asal Cina. Chengda adalah perusahaan listrik terbesar di China yang telah berdiri sejak tahun 1950. Dan sejak tahun 1960 telah berpengalaman memasuki pasar internasional dengan proyek-proyeknya di Vietnam dan Pakistan dalam proyek-proyek konstruksi. Kini Chengda telah bekerjasama dengan lisensor dan perusahaan engineering dari berbagai Negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jepang, Itali dan beberapa Negara Eropa serta asia lainnya.

“WIKA saat ini menguasai lebih dari 30% proyek pembangkit yang di keluarkan pemerintah. Untuk meningkatkan daya saing wika telah mendirikan anak usaha baru Wika Insan Pertiwi yang khusus menangani EPC. Dengan demikian kami yakin akan tumbuh menjadi kontraktor infrastruktur terbesar di Indonesia,” pungkas Bintang menambahkan. Sebagai informasi, proyek pembangkit yang telah dikerjakan WIKA adalah PLTU Banten 2-Labuan (2×300 MW), PLTU  2 Sulut (2×25 MW), PLTU Pelabuhan Ratu (3×300 MW), PLTGU Muara Karang (2×240 MW dan 3×100 MW), PLTU Indramayu (3×330 MW), PLTU Labuan Angin (2×115 MW), PLTU Celukan Bawang Bali (3×142 MW) dan PLTGU Tanjung Priok (2×350 MW) dengan total 4.806 MW, termasuk PLTU Kalsel (2×65 MW).

Hingga saat ini WIKA telah menyelesaikan pekerjaan soil investigasi, dan secara paralel sedang masuk pada tahap pekerjaan engineering design serta loading test. Perlu untuk diketahui, bahwa PLTU Kalsel ini memiliki sistem pembakaran menggunakan bahan bakar utama yaitu batubara dengan boiler type Pulverized Coal sebagai penghasil steam dengan turbine generator, yang akan menghasilkan output-an (gross) untuk masing -masing unit 65 MW.

Berita Terbaru

4 April, 2014

WIKA Garap Pembangunan 2 Apartemen Puncak Grup

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) melakukan Penandatangan Kontrak Pembangunan Apartemen dan Komplek Pertokoan Central Business District (CBD) serta Apartemen Puncak Dharma Husada Tower  
28 March, 2014

WIKA Peroleh Laba Bersih Rp569,9 miliar pada 2013

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS Tahunan) Tahun Buku 2013. RUPS Tahunan tersebut berlangsung pada Kamis, 27  
17 March, 2014

Groundbreaking Gedung Kuliah Telkom University

Direktur Operasi IV PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) Destiawan Soewardjono bersama Ketua Yayasan Pendidikan Telkom Johni Girsang melakukan groundbreaking Gedung Kuliah Telkom University  
Copyright © 2011 – PT. Wijaya Karya (Persero). Tbk, All rights reserved