

Are you looking for something?
Keyword suggestion
Sistem Manajemen Risiko Perseroan dirancang sebagai kerangka pengendalian yang komprehensif untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan merespons risiko yang berpotensi mengganggu stabilitas operasional, pencapaian strategi, serta keberlanjutan kinerja keuangan. Melalui pendekatan berbasis pemetaan risiko lintas fungsi, sistem ini mengintegrasikan analisis risiko strategis, operasional, keuangan, dan kepatuhan ke dalam seluruh tahapan proses bisnis, mulai dari perencanaan, eksekusi program kerja, hingga evaluasi kinerja. Fungsi Manajemen Risiko berperan mengawal konsistensi penerapan kebijakan mitigasi, mengembangkan metodologi penilaian yang adaptif, serta memastikan setiap keputusan manajerial mempertimbangkan eksposur risiko dan potensi peluang yang muncul dari perubahan lingkungan usaha.
Dengan penguatan tata kelola risiko yang berkelanjutan, Perseroan tidak hanya menjaga integritas dan nilai perusahaan, tetapi juga membangun ketahanan struktural serta fleksibilitas strategis dalam menghadapi volatilitas pasar, dinamika regulasi, dan tantangan kompetitif di masa mendatang.

Untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengelola risiko utama dalam pelaksanaan kegiatan operasional, Perseroan menerapkan sistem manajemen risiko yang komprehensif dengan mengacu pada Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023 tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. Dalam pelaksanaannya, Perseroan membentuk Divisi Manajemen Risiko dan QHSE yang berada di bawah Direksi.
Divisi Manajemen Risiko dan QHSE memiliki fungsi utama dalam penerapan, pengembangan, dan asesmen sistem manajemen risiko dan QHSE yang terintegrasi di seluruh fungsi Perseroan, selaras dengan visi dan misi WIKA, serta memastikan efektivitas pengendalian risiko, kualitas, kesehatan, keselamatan kerja, dan lingkungan guna mendukung pencapaian kinerja serta keberlanjutan usaha Perseroan. Adapun struktur organisasi yang mendukung implementasi Sistem Manajemen Risiko adalah sebagai berikut:



Sertifikat A ID

The Risk Management Certification CRMO (Certified Risk Management Officer)

CRGP (Certified Risk Governance Professional) specifically at the BOD - 1 level.

CRMP (Certified Risk Management Professional)
Sistem Manajemen Risiko WIKA telah tersertifikasi ISO 31000:2018 dengan mengacu pada prinsip, kerangka kerja (framework), dan proses manajemen risiko sesuai standar. Penerapan manajemen risiko bertujuan untuk melindungi dan menciptakan nilai bagi Perseroan dan para pemangku kepentingan dalam mendukung pencapaian sasaran kinerja utama di setiap unit kerja dan entitas anak. Selain itu, WIKA senantiasa memperkuat budaya sadar risiko melalui penerapan Risk Based Thinking (RBT) secara berkelanjutan dalam setiap proses bisnis dan pengambilan keputusan.
Pemantauan dan peninjauan semua aktivitas manajemen risiko harus direncanakan dan berkelanjutan. Tanggung jawab untuk setiap aktivitas harus ditetapkan. Kegiatan tersebut dapat dikaitkan dengan kegiatan audit internal untuk pembelajaran dan perbaikan yang berkelanjutan, sedangkan Review Pedoman, Prosedur, dan Instruksi Kerja Manajemen Risiko dilakukan secara berkala paling kurang setiap 2 (dua) tahun sekali. Sedangkan dalam mengevaluasi penerapan manajemen risiko, Perseroan melakukan pengukuran kinerja secara berkala dengan mengukur tingkat maturitas penerapan manajemen risiko di tingkat Proyek, Divisi, dan Anak Perusahaan setiap tahunnya (risk maturity level).
Untuk memastikan Manajemen Risiko berjalan efektif dan mendukung kinerja organisasi, Perseroan telah menerapkan manajemen risiko dengan mengacu pada kebijakan sistem manajemen risiko dari Direksi yang berlaku di WIKA Group. Dalam memastikan penerapan manajemen risiko yang terarah, Departemen Manajemen Risiko sebagai departemen yang membawahi manajemen risiko di WIKA Group telah menyusun:
Pedoman Sistem Manajemen Risiko
Prosedur Manajemen Risiko
Instruksi Kerja terkait penerapan Manajemen Risiko
Menerapkan pengukuran Maturitas Manajemen Risiko yang ditujukan di lingkungan WIKA Group
Meningkatkan kompetensi PIC Risk di lingkungan WIKA Group
Workshop Manajemen Risiko Tahap Tender
Pengelolaan risiko WIKA diukur dari tingkat maturitasnya melalui mekanisme Self Assessment Tingkat Maturitas Index.
Hasil penilaian Risk Maturity Index (RML) 2025 WIKA memperoleh skor 2,95 (Fase Praktik Yang Baik).